Berikut ini ciri UPS yang accunya rusak:

  1. UPS nyala, tapi pada saat listrik mati langsung ikut mati tidak bisa menyimpan listrik, missal merk ICA
  2. UPS tidak mau dinyalakan. Ini cara dari UPS  dengan merk tertentu, missal APC, dll

Jika anda mempunyai UPS dengan kerusakan seperti itu, berikut cara servicenya:

Cara servis UPS yang tidak bisa menyimpan listrik:

  1. Bongkar UPS nya
  2. Cabut sambungan kabel ke Accu
  3. Catat ukuran Accunya, Accu menggunakan Accu kering dan biasanya ukurannya 12v 7,2A
  4. Kalau anda masih ragu-ragu, accunya rusak atau tidak,
  5. Kemudian nyalakan UPS, kalua nyala normal berarti anda tinggal membeli accu UPS anda. Untuk accu yang rusak dapat anda jual dengan harga 15rban, kisaran harga accu kering 12v 7,2A sekitar 175rban
  6. Selesai

Berapa lama saya bisa mengoperasikan UPS?

UPS sebagai pengaman perangkat elektronik ketika terjadi mati listrik (PLN) sering diaplikasikan untuk PC laptop, meski sebenarnya piranti ini juga bisa mengamankan piranti elektronik lainnya, seperti mesin fax, telephone, bahkan tv, kulkas, dsb.

Prinsipnya UPS hanya berfungsi agar sumber tegangan listrik PLN mati mendadak, maka kita masih memiliki kesempatan untuk menggunakan perangkat elektronik sementara.

Beberapa UPS memiliki kekuatan daya pemakaian bervariasi. Yang saya gunakan ini memiliki kekuatan pemakaian sampai 20 jam jika piranti yang di hubungkan berdaya 60 watt. Secara matematis, jikapowersupply membutuhkan daya 450 watt maka, otomatis UPS jika dalam performa normal hanya mampu beroperasi sekitar 2 jam

Kenapa UPS tiba-tiba mati total?

Sebelum mati total, UPS biasanya menunjukkan gejala-gejala aneh, misalnya:

  1. Ketika sumber tegangan listrik PLN mati mendadak, UPS ikut mati.

Umumnya, ketika listrik PLN mati, UPS tetap menyala, dan mengeluarkan bunyi beep berulang-ulang. Indicator LED akan berpindah dari “Normal” menjadi “Battery”, yang artinya sumber tegangan listrik saat ini adalah dari yang disimpan oleh UPS.

  1. Ketika UPS dalam kondisi mati, kemudian akan dipakai (dinyalakan), lampu LED tidak mau menuju “Normal”, berhenti di “Battery”, lalu berpindah ke LED “Unusual”, Meski setelah di coba berulang-ulang akhirnya mau “Normal” juga dan bisa dioperasikan.
  2. Pada saatnya, UPS tidak mau dinyalakan sama sekali, hanya berhenti di LED “Battery”, bunyi beep lama terjadi berulang ulang hingga akhirnya mati. Biasanya kita lalu charging UPS tersebut ke stop kontak dan memberiakannya begitu lama, namun biasanya yang terjadi adalah UPS malah menjadi mati total, dan tidak mau dinyalakan sama sekali

Pilih cara termudah terlebih dahulu ketika memperbaiki kerusakan

Prinsip dasar dari rangkain UPS adalah rangkaian converter, rechargeable battery dan inverter, arus listrik AC dari PLN perlu di ubah menjadi arus searah (DC) agar dapat disimpan didalam battery (Penyimpan listrik), lalu di ubah kembali oleh battery menjaid arus bolak balik (AC) 220v agar dapat mensuplay AC. Untuk piranti elektronik yang menggunakan arus DC, produsen UPS sudah menyediakan slot khusus.

Jika UPS mati total, maka kemungkinan termudah adalah tidak adanya atau lemahnya tegangan yang mensupply sistem rangkaian elektoniknya, sehingga ketika tombol power dinyalakan, tidak ada reaksi apapun, maka hal ini bisa terjadi karena battery-nya sudah tidak berfungsi dengan baik (drop/soak/mati total sesuai dengan gejala awal yang sudah disebutkan di point diatas).